Wednesday, 28 September 2016

Pengertian dan Sejarah RDBMS

RDBMS
RDBMS  singkatan dari  “Relational Database Management System”. Data RDBMS disimpan dalam objek database yang disebut tabel. Tabel adalah tempat penyimpanan utama pada setiap RDBMS dan pada dasarnya mereka adalah koleksi entri data terkait.
Sebagai contoh tabel yang disebut Users mungkin menyimpan informasi tentang banyak orang, dan setiap entri dalam tabel ini akan mewakili satu pengguna yang unik. Meskipun semua entri pengguna dalam tabel Pengguna yang unik, mereka terkait dalam arti bahwa mereka menggambarkan objek serupa.
Setiap tabel database terdiri dari kolom dan baris. Setiap kolom tabel mendefinisikan tipe data yang disimpan di dalamnya, dan tipe data ini berlaku untuk semua baris dalam tabel ini. Sebuah baris tabel adalah kumpulan data memiliki 1 entri untuk setiap kolom dalam tabel ini (setiap baris ini disebut dengan satu record).
RDBMS menyimpan data ke dalam kelompok tabel , yang mungkin ya atau mungkin tidak setiap tabel terkait pada bagian fieldnya (field adalah satu kolom dalam tabel). RDBMS juga menyediakan operator relasional untuk memasukkan atau meng-update maupun menghapus informasi yang disimpan ke dalam tabel database.
MS SQL Server, DB2, Oracle dan MySQL semua itu adalah Relational Database Management System (RDBMS).

DB2
DB2 adalah software yang mempunyai sejarah yang cukup lama, dan  merupakan database pertama yang menggunakan SQL. Nama DB2 diberikan pada Database Mangement System (DBMS)  ketika IBM melepaskan SQL/DS. Software database ini juga telah mengadopsi relational mode yang merupakan ide Dr. F.Codd yang merupakan pegawai IBM. Untuk mendukung  gagasan relational database ini
IBM membuat sebuah bahasa khusus dalam melakukan query database yaitu SQL(Structure Query Language).
Untuk beberapa tahun, DB2 khusus dibuat untuk IBM mainframe. Namun kemudian, IBM membawa DB2 ke platform lain seperti UNIX , Windows, dan Linux. Sekarang ini DB2 telah mengalami kemajuan yang pesat, dan telah tersedia di Platform 64 bit. IBM mengklaim bahwa DB2 telah mempunyai feature self tunning, self managing, dan mendukung penyimpan XML secara native.
DB2 mempunyai beberapa edisi software, hal ini untuk menghindarkan user membayar feature yang tidak mereka pakai. Edisi-edisi yang ada di DB2 antara lain seperti Sample Edition  termasuk Workgroup, Workgroup Unlimited, Enterprise Database,  dan  Edisi High end nya bernama DB2 UDB Data Warehouse Enterprise Edition. Untuk Menghadapi Oracle dan Microsoft yang telah mengeluarkan versi gratis software nya, IBM mengeluarkan DB2 Universal Database Express C , dengan license free.

DB2 Database Server Saat Ini
Saat ini, DB2 dan produk keluarannya (DB2 family of products) dapat digunakan di berbagai variasi Sistem operasi untuk server, seperti UNIX,Linux, Windows, IBM iSeries(OS/400) dan zSeries(OS/390, z/OS, VM, VSE, dan Linux) Sementara, DB2 Everyplace mensupport perangkat kompak dan kecil(handheld device), seperti PDA, komputer saku, Linux, dan menyediakan sinkronisasi data dengan sistem besar. Berbagai tools telah disediakan untuk application development dan database administration melalui famili dari DB2.

Perkembangan DB2
·         Akhir th. 70-an,Riset penyusunan teknologi relasional
·         Th. 80-an,Produk DB2 untuk VM, VSE, MVS, AS/400, OS/2
·         Th. 90-an,Produk DB2 untuk AIX, HP-UX, SOLARIS, NT, SINIX

Keunggulan DB2
1.      Dapat dijalankan pada bermacam-macam platform
2.      Menunjang client/server platform, aplikasi multimedia, object oriented
3.      Dirancang untuk memperoleh informasi dalam bisnis berskala kecil maupun besar
4.      Memiliki alat yang mengizinkan user membuat macam-macam aplikasi untuk mengakses dan bekerja dengan data

Utilitas-Utilitas DB2
Digunakan untuk menjalankan fungsi-fungsi sistem administrasi
• Utilitas terbagi dalam 3 kategori :
1.  Utilitas Setup atau Move
2.  Utilitas Maintenance
3.  Utilitas Recovery

Utilitas Setup atau Move
Berfungsi untuk memuat (loading) data ke dalam tabel dan sebaliknya.
Tabel yang dimuat dapat berupa tabel kosong atau yang sudah ada isinya.Terdiri dari 2 fungsi yaitu : Load dan Unload.

Utilitas Maintenance
Berfungsi mengatur kembali table space atau index, memperoleh kembali ruang yang hilang pada fragmentasi tabel atau tabel yang telah dihapus, memperbaiki statistik yang disimpan pada DB2 Catalog. Terdiri dari 2 fungsi yaitu : Reorganize dan Update Statistics.

Utilitas Recovery
Berfungsi untuk menempatkan kembali (restore) basis data pada keadaan yang sekarang. Terdiri dari 2 fungsi yaitu : Backup dan Recover

ORACLE
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

Jenis perangkat keras (platform) yang dipakai sebagai server (host):
Apple Mac OS X Server: PowerPC
HP HP-UX: PA-RISC, Itanium
HP Tru64 UNIX: Alpha
HP OpenVMS: Alpha, Itanium
IBM AIX5L: POWER
IBM z/OS: zSeries
Linux: x86, x86-64, PowerPC, zSeries, Itanium
Microsoft Windows: x86, x86-64, Itanium
Sun Solaris: SPARC, x86, x86-64

Pesaing
IBM: DB2, Informix, UDB
Microsoft SQL Server
Teradata (data warehousing dan business intelligence)
Software AG: Adabas
Sybase.

Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah (Microsoft Windows platforms). Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah.

0 comments:

Post a Comment